post

Al-Petuah bin Disa’in

Mukadimah

Sudah lebih dari dua tahun lamanya ternyata saya mengambil kuliah lagi, tepatnya mengambil kuliah jurusan Magister Desain di Institut Teknologi Bandung sejak 2015 Masehi waktu yang silam. Tak terasa para teman seperjuangan ternyata sudah ada yang diwisuda pada hari jum’at lalu, persisnya pada tanggal 20 oktober tahun 2017 kemarin. Mulai saat ini, tampaknya satu – persatu mahasiswa lainnya pun perlahan akan segera menyusul menanggalkan gelar ke Maha-annya dan dikembalikan lagi ke masyarakat.

Selama kurang lebih 2 tahun ini, beragam ilmu dan teori terutama dalam bidang desain masuk dan tertransfer kedalam kepala para mahasiswanya melalui para dosennya yang berperan layaknya sang penyampai ilmu. Sadar atau tanpa sadar selain ilmu dan teori yang disampaikan, disaat yang bersamaan pula beragam petuah dan ucapan pemikiran para pengajar seringkali terlontar, dan bertebaran di sela – sela proses transfer ilmu.

Selain mencatat beragam teori yang disampaikan , entah kenapa awalnya saya juga seringkali tak sengaja mencatatkan berbagai pernyataan diluar teori yang juga dilontarkan oleh para dosen. Sayang seribu sayang rasanya , akhirnya sebelum akhirnya menguap dan musnah saya pun memutuskan untuk mencoba mencatatkannya juga kedalam buku catatan saya yang tulisan aslinya seperti resep dokter. Tulisan tangan saya memang jelek, penggambarannya adalah persis seperti tulisan resep dokter, sudah resep dokter, resepnya dari dokter Thailand. Begitulah gambaran jikalau engkau ingin mengetahui seberapa tak indahnya tulisan tangan saya.

Gambar 1. salah satu contoh dari tulisan tangan pada catatan saya.

Seperti yang telah saya sampaikan tadi, saya pun sering mencatat berbagai pernyataan ataupun petuah yang dilontarkan oleh para dosen, laksana seorang pencatat Hadist yang melaksanakan tugasnya. Boleh engkau tahu, pada umumnya sebagian besar petuah yang saya catat ini sebenarnya letaknya tersebar dan tidak menentu diantara catatan teori lainnya. Namun dengan dituliskannya tulisan ini, berarti saya telah sebisa mungkin berusaha mengumpulkan dan menyadur segala petuah yang bisa saya temukan didalam buku catatan saya dan memindahkannya kedalam bentuk digital seperti ini.

Gambar 2. bentuk asli  dari catatan saya dan disanalah bertebaran petuah yang harus diidentifikasi terlebih dahulu

Dalam pencatatan saya selalu berusaha sebisa mungkin menuliskannya tanpa adanya penambahan dan pengurangan kalimat bila hal itu tidak terlalu diperlukan untuk memperjelas maksud dari petuah, hal ini dilakukan untuk menjaga keaslian ucapan atau ke-shahihan petuahnya. Sebisa mungkin pula saya akan melihat kembali dan mencantumkan tanggal perkara petuah tersebut disampaikan. Hampir sebagian besar catatan saya tercantum jelas tanggal kejadian perkara, namun beberapa mungkin ada yang luput dan menjadi kabur namun masih bisa diperkirakan. Beberapa kesalahan dalam sejumlah minor ini murni oleh sebab kekhilafan saya sebagai insan manusia yang tak luput dari kesilapan sewaktu mencatat tanggal perkara.

Gambar 3. 4 buah buku catatan saya yang dijadikan referensi

Untuk menghemat waktu membaca, marilah langsung saja kiranya saya persembahkan catatan petuah saya yang berasal dari 4 buah buku catatan saya sebagai sumbernya dan dicatatkan dengan proses selama dalam kurun waktu dua tahun antara tahun 2015 hingga 2017 Masehi. Kumpuan petuah inipun saya sebut dengan nama “Al-Petuah Bin Disa’in”. Bagi mereka yang merasa ini bermanfaat, semoga menjadi amal berkah bagi saya dan dapat dipergunakan sebaik- baiknya, karena amalkanlah walaupun satu petuah. Bagi yang merasa kurang bermanfaat, marilah kita ingat kembali bahwa sesunggahnya ini adalah sekedar hiburan dan bila engkau terhibur maka akan menjadi manfaat juga pada akhirnya.

Al-Petuah bin Disa’in binti Semester Awal

“Kebudayaan adalah pencapaian tertinggi dari pemikiran manusia”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep Stroberi dalam Desbud, 24 Agustus 2015)

“Desain masuk akal, Seni tidak harus masuk akal”
(Dr. Achmad Syarief, MSD. alias Kim Jongil sundevil dalam MIP, 24 Agustus 2015)

“Budaya Barat yang mengglobal bukanlah propaganda, tapi fakta sejarah”
(Prof. Widagdo alias The Walruss dalam SSD, 26 Agustus 2015)

“Mall adalah tempat yang seolah – olah, membentuk karakteristik yang mengambang”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep Stroberi dalam Desmed, 9 September 2015)

“Buruh yang paling tersiksa adalah karyawan Mall”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep Stroberi dalam Desmed, 9 September 2015)

“Manusia itu hakikatnya bermain”
(Dr. Intan Rizky Mutiaz M.Ds. alias Dewa Ngeles dalam Teokom 6 Oktober 2015)

“Islam menggantikan pakaian Hindu”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep Stroberi dalam Desmed, 28 Oktober 2015)

“Semua pendapat benar, paling tidak bagi yang menyatakannya”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep Stroberi dalam Desbud, 2 November 2015)

“Kalau tidak ada, ya tidak ada”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep Stroberi dalam Desmed, 2 November 2015)

“Cari semangat yang ada pada zamannya, karena desain adalah produk budaya yang merepresentasikan suatu zaman”
(Prof. Widagdo,Dipl.Inn.Arch. alias The Walruss dalam SSD, 4 November 2015)

“Desain adalah suatu representasi suatu zaman, tugas desainer adalah merepresentasikannya”
(Prof. Widagdo,Dipl.Inn.Arch. alias The Walruss dalam SSD, 4 November 2015)

“Semua itu ada dasar – dasarnya, yang ada itu tidak ada, yang tidak ada itu menjadi”
(Prof. Widagdo,Dipl.Inn.Arch. alias The Walruss dalam SSD, 4 November 2015)

“Sistem komunis hancur dari dalam karena ia menganut sistem yang tidak manusiawi, ambruk dan rubuh sendiri”
(Prof. Widagdo,Dipl.Inn.Arch. alias The Walruss dalam SSD, 4 November 2015)

“yang membedakan orang gila dan seniman adalah karyanya”
(Harifa Ali Albar Siregar S.Sos.,M.Ds, Pai anak gondrong dalam Desbud, 10 November 2015)

“one man, one vote adalah sistem yang dikembangkan oleh Amerika”
(Prof. Widagdo,Dipl.Inn.Arch. alias The Walruss dalam SSD, 11 November 2015)

“Amerika jualan ayam sampai sini, demikian juga burger”
(Prof. Widagdo,Dipl.Inn.Arch. alias The Walruss dalam SSD, 11 November 2015)

“Teknologi itu meninabobokan kita”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep Stroberi dalam Desmed, 11 November 2015)

“Anak sekarang hebat, karena bisa multitasking”
(Dr. Imam Santosa M.Sn. alias bapaknya bang tito dalam Teodes, 18 November 2015)

“Keindahan itu nisbi, dimana keindahan, keindahan itu ada dihati”
(Dr. Imam Santosa alias bapaknya bang tito dalam Teodes, 18 November 2015)

“Modern itu adalah sebuah puncak”
(Dr. Imam Santosa M.Sn. alias bapaknya bang tito dalam Teodes, 18 November 2015)

“Modernisme itu tidak mudah menerjemahkannya, dia membuat hakikat”
(Dr. Imam Santosa M.Sn. alias bapaknya bang tito dalam Teodes, 18 November 2015)

“Sesuatu yang pasti adalah ketidakpastian itu sendiri”
(Dr. Imam Santosa M.Sn. alias bapaknya bang tito dalam Teodes, 18 November 2015)

“Jangan bicara bagus, bicara manfaat”
(Dr. Imam Santosa M.Sn. alias bapaknya bang tito dalam SSD, 2 Desember 2015)

Al-Petuah bin Disa’in binti Semester Pertengahan

“Hari ini kita diminta untuk menjadi seorang spesialis yang juga seorang generalis”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep stroberi dalam Isu Kontemporer, 20 Januari 2015)

“Nonton film jelek yuk”
(Dr. Intan Rizky Mutiaz M.Ds. alias Dewa Ngeles dalam Destink, 20 Januari 2016)

“Kalau mengkritik, jangan mengkritik penuisnya tapi kritiklah tulisannya”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep Stroberi dalam Isu Kontemporer, 27 Januari 2016)

“Sudah tau jelek, diriset juga”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep Stroberi dalam Isu Kontemporer, 27 Januari 2016)

“Dunia idealis hanya ada di kampus”
(Dr. Prabu Wardono M.Dsg. alias prabu so what dalam Psikologi Desain, 27 Januari 2016)

“Ada inovasi palsu ada Inovasi beneran”
(Dr. Dudy Wiyancoko alias Dudy keluar negeri dalam Teori Desain, 2 februari 2016)

“Manusia itu sombong, tapi tangannya terbatas maka ia menciptakan tool untuk memperpanjang tangannya”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 5 februari 2016)

“Desain harus sengaja”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 5 februari 2016)

“Kalau bisa balik ke masa lalu, maka ilmu arkeologi tidak perlu ada”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 5 februari 2016)

“yang membuat dirinya manusia pertama kali ialah berjalan tegak”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 5 februari 2016)

“Perasaan itu evolusi”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 5 februari 2016)

“Perubahan terjadi karena lingkungannya berubah”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM,10 februari 2016)

“Tubuh manusia itu unik, batas tubuh manusia sangat tidak terduga”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 10 februari 2016)

“Desain pun berevolusi”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 10 februari 2016)

“Lingkungan penuh misteri dan masalah, tugas kita untuk menemukannya dan menjadikannya inspirasi”
(Dr. Prabu Wardono M.Dsg. alias prabu so what dalam Psikologi Desain, 10 februari 2016)

“Faktanya Amerika sampai sekarang belum bersedia menandatangani bahwa negerinya penghasil polutan terbesar”
(Dr. Dwinita Larasati, MA. alias Tita BCCF dalam suistainable design, 16 februari 2016)

“Imajinasi adalah kemampuan awal manusia untuk berkreasi”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM,17 februari 2016)

“Everybody has experience and perceive his/her judgement”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 17 februari 2016)

“Otak manusia cenderung mensederhanakan dibanding memikirkan suatu yang kompleks”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola 17 februari 2016)

“Kalau mau mendesain yang bagus harus banyak melihat desain yang bagus”
(Dr. Prabu Wardono M.Dsg. alias prabu so what dalam Psikologi Desain, 17 februari 2016)

“Bila semua sepadan, tidak ada yang diingat”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 24 februari 2016)

“Imajinasi bisa menciptakan imajinasi”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 24 februari 2016)

“Ketergantungan yang membuat kita merasa comfort”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 24 februari 2016)

“Tarzan tidak makan ayam karena ayam teman tarzan”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM,24 februari 2016)

“Proses dari nyata ke virtual menghasilkan distorsi”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 24 februari 2016)

“Radikal itu adalah orang yang mengakar”
(Prof. Yasraf A. Pilliang alias Abu Yasraf mbulet dalam semiotika, 29 februari 2016)

“Orang pintar suka terlihat bodoh, orang bodoh suka terlihat sok pintar”
(Dr. Intan Rizky Mutiaz M.Ds. alias Dewa Ngeles dalam Destink, 1 Maret 2016)

“Manusia modern sudah jarang berpikir”
(Harifa Ali Albar Siregar S.Sos.,M.Ds, alias Pai anak gondrong dalam Isu Kontemporer, 2 Maret 2016)

“Desain dapat masuk ke ranah spiritual:
(Harifa Ali Albar Siregar S.Sos.,M.Ds, alias Pai anak gondrong dalam Isu Kontemporer, 2 Maret 2016)

“Kebanyakan manusia modern saat ini menjadi zombie”
(Harifa Ali Albar Siregar S.Sos.,M.Ds, alias Pai anak gondrong dalam Isu Kontemporer, 2 Maret 2016)

“Kita memiliki sifat kebinatangan, itu normal”
(Harifa Ali Albar Siregar S.Sos.,M.Ds, alias Pai anak gondrong dalam Isu Kontemporer, 2 Maret 2016)

“Design might be abduction”
(Prof. Takaaki Bando alias Teman luar negeri dudy dala teori desain, 8 Maret 2016)

“Sebab simetri adalah kesan keangkuhan”
(Dr. Dudy Wiyancoko alas Dudi pergi keluar negeri, 8 Maret 2016)

“Fungsi brand ialah membuat konsumen tidak merasa asing”
(Dr. Achmad Syarief, MSD. alias Kim Jongil sundevil dalam MPD, 15 Maret 2016)

“Pasar Suka mengkondisikan kita menjadi tidak kreatif”
(Dr. Dudy Wiyancoko alas Dudi pergi keluar negeri, 15 Maret 2016)

“Manusia tidak pernah bosan, karena manusia menciptakan hal yang baru”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 16 Maret 2016)

“Populasi menciptakan eksistensi”
(Dr. Andar Bagus Pranowo alias Andar pemain biola dalam DFM, 16 Maret 2016)

“Lebih menarik merencanakan weekend dibanding kuliah”
(Prabu Wardono alias prabu anti mecin dalam Psikologi Desain, 16 Maret 2016)

“Jika orang dihadapkan pada kebanyakan yang jelek maka yang biasa akan terlihat luar biasa”
(Prabu Wardono alias prabu anti mecin dalam Psikologi Desain, 16 Maret 2016)

“Ada faktor yang membuat seseorang bersifat adaptif”
(Prabu Wardono alias prabu anti mecin dalam Psikologi Desain, 16 Maret 2016)

“Does not start with the answer but about asking the right question”
(Dr. Intan Rizky Mutiaz M.Ds. alias Dewa Ngeles dalam Destink, 1 Maret 2016)

“Design thinking bukan permasalahan ego desainer”
(Tita Larasati alias tita bccf dalam destink, 1 Maret 2016)

“Makna bisa melebihi values yang sesungguhnya”
(Dr. Achmad Syarief, MSD. alias Kim Jongil sundevil dalam MPD, 5 April 2016)

“Media/wacana membuat kita tidak menjadi diri kita lagi”
(Prof. Yasraf A. Pilliang alias Abu Yasraf Mbulet dalam semiotika, 2 April 2016)

“Kita bukan lagi makhluk individu tapi sudah menjadi dividual”
(Prof. Yasraf A. Pilliang alias Abu Yasraf mbulet dalam semiotika, 2 April 2016)

“Budayawan adalah orang yang definisinya tidak jelas”
(Prof. Yasraf A. Pilliang alias Abu Yasraf mbulet dalam semiotika, 2 April 2016)

“Cita – citaku adalah menjadi seorang budayawan”
-Saya sendiri setelah mendengar definisi budayawan dari abu yasraf

“Posmodern selalu tidak punya solusi, posmo menarik karena membuka pikiran”
(Harifa Ali Albar Siregar S.Sos.,M.Ds, alias Pai anak gondrong dalam Isu Kontemporer, 5 april 2016)

“Penyesalan selalu dating terlambat, kalau diawal itu pendaftaran”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 5 april 2016)

“Kegagalan yang menyebabkan musibah manusia itu sendiri”
(Dr. Andar Bagus Sriwarno, M.Sn. alias Andar pemain biola dalam DFM, 5 april 2016)

“Matinya pengarang adalah matinya imajinasi”
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum. alias Acep stroberi dalam Isu Kontemporer, 2016)

“Pada ilmu kreatif, kegagalan itu belum tentu, hanya tidak diterima di jamannya
(Dr. Acep Iwan Saidi S.S.,M.Hum.alias Acep stroberi dalam Isu Kontemporer, 2016)

Al-Petuah bin Disa’in binti Semester Akhir

“Dalam aspek filsafat estetika seni, desain belum dianggap memberikan alternatif pemikiran tentang keindahan yang bermakna”
(Dr. Irfansyah alias pak baju putih coklat 1 Agustus 2016)

“Kerennya dalam desain selalu mencari penyelesaian yang berbeda”
(Dr. Irfansyah alias pak baju putih coklat 1 Agustus 2016)

“Ibu – ibu kalau ga ngobrol, stress”
(Togar Simatupang alias bapak yang masuk sekali dalam Bisdes, 26 Agustus 2016)

“Sesuatu yang kuno kalau mau tetap dihidupkan harus dikawinkan dengan modernitas”
(Dr.Adhi Nugraha,M.A. alias Adi finland dalam Revitalisasi Tradisi, 29 Agustus 2016)

“Kalau bersifat tetap dan sama itu konservasi”
(Dr.Adhi Nugraha,M.A. alias Adi finland dalam Revitalisasi Tradisi, 29 Agustus 2016)

“Pada dasarnya kita tidak bisa memproteksi hal yang lebih baik”
(Dr.Adhi Nugraha,M.A. alias Adi finland dalam Revitalisasi Tradisi, 29 Agustus 2016)

“Teori – teori pancasila di Finland sana sudah diterapkan”
(Dr.Adhi Nugraha,M.A. alias Adi finland dalam Revitalisasi Tradisi, 29 Agustus 2016)

“Orang yang menyederhanakan adalah orang yang mempersulit”
(Dr. Imam Santosa M.Sn. alias bapaknya bang tito dalam Pendes, 31 Agustus 2016)

“Tidak ada produk yang tidak bisa dijual di dunia, tinggal mencari pasarnya”
(Bapak dari MBA dalam Manpro, 5 September 2016)

“Kita punya segala macem, tapi ga expert”
(Dr.Adhi Nugraha,M.A. alias Adi finland dalam Revitalisasi Tradisi, 5 September 2016)

“Penipu paling ulung adalah desainer”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 13 September 2016)

“Siapapun kamu adalah omong kosong berdasarkan ratio”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 13September 2016)

“yang tidak eror, adalah kerjaannya mesin”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 13 September 2016)

“Jangan pernah tahan emosi kamu”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 13 September 2016)

“Berhala modern adalah desain”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 13 September 2016)

“Adalah kebohongan besar, bila manusia mengambil keputusan menggunakan ratio, manusia menggunakan emosi”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 20 September 2016)

“Rasa lebih kuat daripada ratio”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 20 September 2016)

“Ratio diambil hanya saat terjepit, biasanya”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 20 September 2016)

“Tuhan tidak ada bila tidak ada manusia”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 20 September 2016)

“Konsep aman adalah milik mesin”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 20 September 2016)

“Orang – orang desain hanya membungkus kulit (cover/penampilan)”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 20 September 2016)

“Masyarakat yang kokoh adalah masyarakat yang heterogen”
(Dr.Adhi Nugraha,M.A. alias Adi finland dalam Revitalisasi Tradisi, 20 September 2016)

“Rebranding tidak mesti memodernisasi”
(Dr.Adhi Nugraha,M.A. Adi finland dalam Revitalisasi Tradisi, 28 September 2016)

“Dulunya adalah budaya sungai, sekarang budaya jalan raya”
(Dr.Adhi Nugraha,M.A. Adi finland dalam Revitalisasi Tradisi, 3 Oktober 2016)

“Selalu ada yang mendekonstruksikan kemapanan”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 11 Oktober 2016)

“Saya membela hak saya, tapi saya yang dimarahi”
(Dr.Adhi Nugraha,M.A. alias Adi finland dalam Revitalisasi Tradisi, 17 Oktober 2016)

“Pejalan kaki bagi orang Indonesia adalah kasta paling rendah”
(Dr.Adhi Nugraha,M.A. alias Adi finland dalam Revitalisasi Tradisi, 17 Oktober 2016)

“Happyness index dimulai dari bahagia”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 25 Oktober 2016)

“Tidak ada kawan dan lawan yang abadi, yang ada kepentingan yang adabdi”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 1 November 2016)

“Kita ada dikelas ini, adalah penderitaan untuk mendapatkan reward”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 1 November 2016)

“Bohong kalau manusia itu multitasking”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 1 November2016)

“We are driven by emotion”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 8 November 2016)

“Penyelesaian masalah dengan desain”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, 8 November 2016)

“Hal yang paling mengerikan bagi orang modern adalah kecemasan”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, November 2016)

“yang membuat kita takut, adalah ketidaktahuan”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, November 2016)

“Tanpa disadari sesuatu yang dibikin orang memasukkan gesture budayanya”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, November 2016)

“Anak jaman sekarang kurang kemampuan tactical”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, November 2016)

“Innovation can be made easier and cheaper”
(Dr. Yannes Martinus Pasaribu M.Sn. alias Dr. Martens (docmarc) dalam Ergonomi, November 2016)

PENUTUP

Demikianlah Al-Petuah bin Disa’in yang dapat saya catat dan sampaikan. Terpujilah engkau para pemberi petuah yang sebagian besar merupakan para ahli dalam bidang desain di seluruh Nusantara dan mancanegara, sesungguhnya adanya penamaan “alias” dalam tulisan berikut yang mengikuti nama asli adalah bagian dari hiburan dan julukan dari para mahasiswa belaka, tanpa adanya maksud mencederai kesucian nama besar sesungguhnya para pemberi petuah.

Tertanda Periwayat Petuah

Aria Ar Razi S.Ds, c* M.Ds.

 

Glosarium :
*calon
Bisdes : Bisnis Desain
Desbud : Desain dan Kebudayaan
Desmed : Desain dan Media
Destink : Desain Thinking
Isu Kontemporer : Isu Kontemporer dalam Desain
DFM : Desain dan Faktor Manusia
Revit : Revitalisasi Desain Tradisi
SSD : Sejarah Sosial Desain
Teokom : Teori Komunikasi

gambar bonus. sebagian mahasiswa by willy mahabi