post

Kenalin “BOSEH”, Bike Sharing Baru Kota Bandung!

“Bicycle bicycle bicycle
I want to ride my bicycle bicycle bicycle
I want to ride my bicycle
I want to ride my bike
I want to ride my bicycle
I want to ride it where I like”

Kali ini sebuah penggalan lirik lagu dari grup band legendaris yaitu Queen yang didalamnya terdapat lirik tentang sepeda rasanya akan cocok menjadi pengantar tulisan saya berikut ini.

Bicara tentang sepeda, Siapa yang tak kenal sepeda. Dari rakyat jelata, walikota, sampai Presiden pun konon gemar naik sepeda. Bahkan tak ketinggalan presiden kita yang sekarang yaitu Bapak Ir. Joko Widodo atau yang kerap disapa Pakde Jokowi kerap kali membagikan sepeda kepada siapa saja warganya dalam  berbagai kesempatan kunjungan kenegaraannya saat menyapa rakyatnya diberbagai pelosok negeri ini.

  

Gambar 1. Presiden Soekarno, Walikota Bandung Ridwan Kamil, dan Presiden Jokowi Sedang bersepeda dengan gaya pencitraannya masing-masing.

Sepeda sendiri bisa dikatakan sebagai alat transportasi yang unik dan spesial. Terserah mau zaman secanggih apapun saat ini atau bahkan nanti kedepannya, tetap saja secara fakta sejak pertama kali ditemukan oleh von Drais pada abad ke 18 dan terus mengalami perkembangan, sepeda tetap merupakan kendaraan yang tak lekang dimakan jaman dan masih terus digunakan sampai saat ini.

Boleh jadi hingga saat inipun, sepeda tetap saja merupakan kendaraan paling futuristik dan ramah lingkungan, karena bahan bakarnya kalori manusia, bukan minyak bumi sehingga tidak menimbulakan polusi, tidak menimbulkan kemacetan karena ukurannya yang tidak besar dan bisa melewati hampir segala medan ditambah lagi ongkosnya murah bahkan gratis.

Pada perkembangannya, meskipun ada berbagai alat transportasi baik perorangan maupun massal, sepeda tetap sulit ditinggalkan. Seiring kemajuan zaman dan meningkatnya kesadaran akan kepedulian ingkungan, muncul dan lahirlahlah apa yang dinamakan bike sharing. Bike sharing atau kalau diartikan secara bebas berarti “berbagi sepeda” , adalah sistem transportasi umum yang awalnya dikenalkan di negeri Belanda. Kesuksesannya dalam menerapkan moda tranportasi alternatif ini akhirnya diadopsi dan ditiru oleh banyak negara maju di dunia.

Di Indonesia sendiri, sebenarnya kehadiran bike sharing bukanlah suatu hal yang baru di kota Bandung. Sebelumnya pada tahun 2012 kota Bandung pernah memiliki dan mengujicoba sistem bike sharing bernama bike.bdg. Sistem yang pertama ini masih sangat sederhana, dikelola secara sukarela dan hasil dari donasi alumni ITB. Kehadiran bike sharing ini melalui bike.bdg cukup baik namun sayang terpaksa dihentikan karena sistem yang belum sempurna dan masih banyak kekurangan disana – sini.

Gambar 2. Bike Sharing yang lama di tahun 2012 bernama Bike.bdg

Seolah belajar dari segala kekurangan dan mencoba menyempurnakan sistem yang ada sebelumnya, bike sharing kini hadir kembali di pertengahan tahun 2017 dengan wajah yang baru. Dengan menerapkan sistem yang lebih kekinian yang dirancang oleh PT. Banopolis selaku pengembang, serta adanya dukungan penuh dari pemerintah Pemkot Bandung dan Dishub Kota Bandung, bike sharing di kota Bandung pun berhasil terlahir kembali dan menyempurnakannya dengan nama Bike on the Street Everybody Happy (BOSEH).

 

Gambar 3. Bike Sharing Baru bernama “BOSEH” yang berarti “Kayuh”

Boseh juga secara tidak langsung memiliki arti lain dalam salah satu terjemahan bahasa sunda berarti “Kayuh”. Boseh dirancang dengan sistem yang lebih smart di antaranya menggunakan kunci teknologi digital dan kartu khusus, saat ini Boseh sudah ada sedikitnya di sepuluh tempat di Kota Bandung dan bebas diujicoba oleh masyarakat Bandung secara gratis selama dua bulan dengan hanya membawa data identitas pribadi seperti KTP/KTM/Paspor.

Saya pun kali ini akan mencoba menuliskan review dan komentar dari diri saya pribadi tegadap kehadiran bike sharing baru di Kota Bandung ini.Tentu tak afdol jika saya tidak mwncobanya terlebih dahulu, sehingga saya memutuskan berpartisipasi secada sukarela menguji coba sistem ini.

Sebenarnya saya dan partner saya Intan, sudah ingin menjajal dan mencoba merasakan sendiri sensasi mengendarai sepeda dengan sistem bike sharing yang baru di kota Bandunng dari hari Sabtu, hari itu saya dan Intan sempat bersepeda dengan sepeda milik saya sendiri yaitu Bagio (sepeda kuning saya) dan Luci (sepeda lipat milik intan) ke lokasi. Namun begitu sampai di Booth lokasi tempat registrasi booth sudah tutup karena selama masa ujicoba dibatasi jam operasionalnya hanya sampai jam 16.00 WIB, sore hari.

Saya pun baru bisa ingin mencobanya kembali pada hari selasa tanggal 19 Juli 2017 kemarin. Kali ini saya dan Intan tak biasanya memutuskan untuk naik angkot (Angkutan Kota) menuju tempat registrasi. Kami berdua memutuskan naik angkot saat itu, karena kami pikir untuk apa kami bawa kendaraan toh nantinya kami akan menyewa sepeda dari lokasi di taman Lansia dan dapat bersepeda hingga halte bike sharing Simpang Dago yang ada disana, dan mengembalikan sepedanya di sana saja untuk kemudian kami tinggal jalan pulang ke tempat tinggal kami. Begitulah maksud hati kami waktu itu.

Kami pun naik angkot dan merasakan bahwa Angkot saat ini sudah sepi dan tak berdesak desakan seperti dahulu kala, mungkin ini adalah dampak nyata dari pengaruh transportasi online. Di satu sisi ada bagusnya juga karena angkot kini tidak lagi berdesakan seperti dahulu kala, namun disatu sisi ada rasa iba dan kasian terhadap supir angkot yang pendapatannya pasti menurun.

Gambar 4. Saya dan Intan yang naik angkot dan gambar si akang yang jagain Booth registrasi Boseh yang berbaik hati minjemin sepedanya.

Sore itu sekitar jam 15.00 WIB tibalah saya di taman Lansia, yang katanya merupakan salah satu tempat registrasi. Sesampainya disana di depan booth registrasi , tak lama ada orang yang melayani saya dan Intan. Berdasar informasi yang saya peroleh melalui media social, seharusnya saya dapat membuat kartu member bike sharing dengan membawa KTP/KTM/Paspor. Namun sayang kenyataan di lapangan berdasarkan informasi yang saya peroleh dari petugas di booth ternyata pembuatan kartu member bike sharing ini sementara hanya warga ber KTP kota Bandung yang diperbolehkan untuk membuat kartu elektronik dari boseh dan kuotanya hanya 20 orang per hari. Kebetulan saya warga ber KTP kota Medan dan ber KTM mahasiswa ITB, sehingga saya tidak dapat membuat kartu.

Namun untungnya saya tetap diperbolehkan untuk sekedar menjajalnya berkeliling diseputaran taman lansia dengan menitipkan KTM saya. Sedikit kecewa karena itu artinya saya tidak bisa menjajalnya sampai ke Simpang Dago, dan saya pun akhirnya mencobanya berkeliling seputaran taman Lansia bersama Intan.

Gambar 5. Saya dan Intan yang mencoba sepeda Boseh dengan penuh gaya pencitraan.

Penting untuk diingat sebagai informasi bagi teman – teman yang mau menjajalnya selama masa ujicoba ini, yakni peminjaman sepeda ini pemakaiannya dibatasi hanya dari pukul 09.00 WIB pagi sampai pukul 16.00 WIB sore hari, karena selama masa ujicoba sepeda masih akan diangkut oleh mobil pengangkut dan akan di simpan ditempat penyimpanannya.

Gambar 7. Stang sebelah Kiri, Sadel dan Frame, Stang sebelah kanan dan jalan raya bagi kamu yang belum tau bentuk jalan raya.

Saya pun telah test drive dan mencobanya berputar sepeda ini di sekitaran taman Lansia kota Bandung, dan berikut pendapat saya tentang sepeda Boseh yang dirancang oleh Banopolis berikut. Sepeda ini secara mendasar tak jauh berbeda dengan sepeda kebanyakan pada umumnya. Dari sisi Desain, desainnya sudah sederhana, nyaman dan cukup baik, sepeda yang dipakai untuk bike sharing di kota Bandung ini didesain dengan cat berwarna biru yang merupakan ciri khas kota Bandung.

Sepeda ini tidaklah berukuran besar dan sejenis commuter bike.  Sepeda ini dilengkapi dengan sebuah keranjang depan yang desainnya sederhana, saddle atau tempat duduk sepeda yang cukup yang empuk, sistem rem yang menggunakan cakram depan belakang, sistem pengaturan gear untuk mengatur transmisi kecepatan di stang bagian kanan, dan bel bernada “kring” yang tidak mudah dilepas oleh tangan jahil dibagian kiri.
Untuk kalian yang berbadan mungil namun ingin mencoba sepeda ini tenang saja, kalian tak perlu khawatir dan bisa bernafas lega karena sepeda ini telah di ujicoba oleh Intan yang kebetulan berbadan mungil. Sepeda ini bisa diatur ketinggian saddlenya dan dapat dikendarai oleh hampir siapa saja dengan berbagai ukuran badan. Untuk kalian yang berbadan mungil sepertinya kakinya tetap bisa menyentuh pedal dan jalan raya kok. Untuk kalian yang berbadan tinggi pun demikian karena jarak antara lutut dan setang seharusnya tidak akan terlalu mepet.

 

Gambar 7. Tenang  Jangan kuatir kakimu tidak sampai ke tanah, sepeda Boseh ukurannya tidak terlalu tinggi, sudah diuji coba sama si mungil Intan.

Menurut saya sebagai masyarakat kota Bandung yang baik tentunya ini adalah langkah dari pemerintah yang cukup positif dan harus didukung oleh segenap warganya. Sebagai langkah awal untuk memasyarakatkan budaya Bersepeda melalui sistem bike sharing, tentunya ini adalah langah yang bagus.

Tranportasi ini bisa dikatakan dapat menjadi salah satu alternatif mengatasi kemacetan jika di kelola secara serius, potensinya amat besar. Namun harus ada perbaikan disana – sini seperti pembangunan lajur khusus sepeda di jalan raya, ambil contoh di negeri Jerman bahkan ada jalan tol khusus sepeda bernaa Bike Autobahn.

Halte pemberhentian dan pengembalian sepeda juga jumlahnya harus diperbanyak, ketersediaan jumlah sepeda juga tampaknya akan menjadi kunci keberhasilan sistem bike sharing. Penempatan letak halte bike sharing juga seharusnya tersebar dan terintegrasi dengan angkutan umum lainnya, ataupun hingga menjangkau ke pemukiman.

Bayangkan saja seandainya Kota bandung  nantinya memiliki alat transportasi massal seperti MRT atau monorel, lalu transportasi itu dihubungkan oleh halte sepeda bike sharing. Maka pengguna alat transportasi massal sudah tidak perlu khawatir lagi jika tidak menggunakan kendaraan pribadi.

Gambar 8. penampakan lain dari Boseh dan sistem docking pada moncong sepeda agar kalian tak penasaran.

Selain itu jika Halte sepeda jumlahnya banyak dan terintegrasi dengan tempat pemberhentian angkot, lalu angkotnya pun dilengkapi besi pengangkut sepeda di bagian belakang angkot. Bukan mustahil masyarakat kota Bandung akan melirik menggunakan alat transportasi massal dan terwujudnya kota Bandung yang tidak macet bukanlah suatu hal yang mustahil lagi. Dengan bersepeda semua bebas macet, sehat dan bahagia. Dengan bersepeda juga kalian berarti akan melaksanakan dan mengikuti instruksi bapak presiden yang bilang “ayo sana ambil sepedanya”.

Gambar 9. Instruksi Bapak presiden yang belum menjadi perpu tapi harus ditaati dan tak boleh dibantah.

Ayo apalagi alasan kalian untuk tidak bersepeda di Kota Bandung! Bahkan cuaca dan udara di Bandung pun relatif sejuk, sehingga menjadikan Bandung sebagai kota di Indonesia yang paling nyaman rasanya untuk bersepeda.

Akhirnya setelah menjajal sepeda ini saya pun pulang kembali dengan Angkot bersama Intan, demikianlah laporan investigasi saya langsung dari lapangan dan tulisan kali inipun dapat selesai.. Hehehe

22 Juli 2017

 

 

Beberapa Hal Yang Terjadi Sepanjang Tahun 2016 (Sebuah Refleksi Pergantian Tahun)

Disini ini kamu berada, 2017 Masehi adalah angka yang tertunjuk saat ini di kalender ponselmu. Tanpa terasa tahun 2016 baru saja kamu lewati. Mungkin kamu awalnya merasa tahun 2016 adalah tahun yang biasa saja, namun jika kamu mau mengingat ke belakang ternyata ada banyak hal menarik juga yang terjadi sepanjang tahun 2016 dalam kehidupan kamu.

Untuk lebih mudah mengingatnya, kamu  pun memutuskan untuk menuliskannya dengan cara mengelompokkannya berdasarkan kejadian yang di ingat yang terjadi di setiap bulan. Berikut ini adalah pemaparan berdasarkan ingatanmu.

Januari 

Bulan Januari ini adalah awal kamu memulai tahun 2016. Di awal tahun ini kamu memulainya dengan kisah hal yang tak begitu menggembirakan, karena sebelumnya hubungan kamu dengan pacarmu di akhir tahun 2015 sedang berada dalam masalah serius. Oleh sebab suatu masalah yang sebaiknya tidak perlu pula kamu ceritakan pada tulisan ini. Intinya pacarmu saat itu ingin mengakhiri hubungan denganmu telah hampir 2 tahun lamanya kamu mencoba menjalani hubungan khusus dengannya antara Bandung dan Jakarta.

Selain hal tersebut, ada beberapa momen di bulan ini yang kamu masih ingat, diantaranya pada awal bulan ini kamu memulai dengan pulang ke rumah orangtuamu di Medan persis di tanggal di awal pergantian tahun. Kamu pulang untuk menemui keluargamu dan juga teman-teman masa SMA mu berhubung pas libur pergantian semester. Baru sampai dirumah kamu langsung pergi ke daerah Berastagi bersama teman SMA-mu, yah sudah sejak lama kamu dan teman mu merencananya Disana kamu menginap di sebuah Rumah Villa yang harusnya bisa untuk 20 orang tapi hanya kamu tempatin dengan jumlah 6 orang. Setidaknya menjalin silaturahmi dan membangkitkan berbagai kenangan masa muda saat masi berada di bangku sekolah dan awal yang baik untuk memulai awal di tahun baru.

s__28508181

Gambar 1. kamu dan teman sejak masa SMA-mu sedang berfoto di depan warung bertuliskan Tehbotol sosro.

Kamu ingat juga kalau kamu setelahnya sempat pergi bersama kedua orangtuamu dan adikmu ke Danau Toba untuk berlibur, menyebranglah kamu sekeluarga di Pulau Samosir. Menginap pulalah kamu satu malam disana untuk kemudian keesokan harinya kamu pulang lagi ke rumahmu di Medan. Berbeda dari biasanya, kali ini kamu pulangnya melalui jalur Pangururan, yaitu tempat terdapatnya jalur yang menghubungkan antara Pulau Samosir dan pulau Sumatera  dengan adanya sebuah jembatan letaknya disisi ujung Pulau Samosir . Hal ini belum pernah kamu lakukan, karena biasanya ketika kamu mengunjungi Danau Toba yang untuk entah keberapa kalinya, kamu selalu pulang pergi lewat jalur tercepat menuju Kota Medan yaitu melalui Kota Parapat. Biasanya Kalau mau ke Samosir kamu tinggal menyebrang dengan kapal feri dari kota parapat dan menuju pelabuhan tomok, tapi itu tidak berlaku kali ini. Kali ini kamu sekeluarga lewat Pangururan lalu kamu melewati puncak menara tele dan sempat berfoto disana. Untuk kemudian melanjutkan jalan pulang menlipir dan mengitari luasnya Danau Toba.

s__28508183

Gambar 2. Pemandangan Danau Toba dari arah Pangururan lengkap dengan flarenya.

Kali ini kamu tak begitu lama berada di Kota Medan, tepatnya tak sampai sebulan, karena tak berapa lama kamu harus balik untuk merantau ke Kota Bandung. Baru tiba di Bandung, kalau tidak salah kamu langsung menyempatkan diri ke Jakarta untuk menyelamatkan hubunganmu dan sempat berkunjung ke salah satu pameran seni di gudang sarinah.

 

img_5279

gambar 3. Kamu yang mendoakan kalian semua masuk surga di Pameran Jakarta Bienale di awal bulan januari 2016

Februari

Bulan ini bulan februari, beberapa waktu belakangan kamu memang sempat menyelamatkan hubunganmu dengan pacarmu itu di bulan ini. Sementara hal yang lain yang paling kamu ingat dari bulan ini mungkin adalah soal kompetisi film pendek untuk GoJek. Diluar dugaan kompetisi yang dibuat oleh perusahaan Applikasi Ojek Online itu berhasil menyerap banya sekali peserta. Dan melibatkan banyak sinematorgrafer dari yang sangat amatir sampai yang lumayan professional. Kamu melihat ada kompetisi video untuk gojek, kamu pun mengajak temanmu si Diles untuk ikut berpartisipasi. Gayung bersambut temanmu si Diles malah bermaksud untuk menjadi penyokong utama kegiatan pembuatan film pendek ini. Tak lama dia mulai mengumpulkan beberapa teman lainnya dan Kalianpun merencanakan kegiatan proses suting untuk membuat film pendek yang bercerita tentang driver gojek yang berperan laksana seorang kamen rider. Seiring waktu berjalan kalian berhasil mengumpulkan beberapa rekan dan tim dadakan yang luar biasa dan berbagai proses berjalan lancar jaya.

screen-shot-2017-01-05-at-6-52-32-pmscreen-shot-2017-01-05-at-6-53-39-pm

Gambar 4. Kamu bergaya seperti jagoan masa kecilmu kamen rider RX (sateria baja hitam) dan seluruh kru pembuatan filem.

Meskipun hasil yang didapat tidak seperti ekspektasi dan masih banyak kekurangan disana sini, setidaknya waktu itu kamu dan lainnya sudah mencoba mengerahkan tenagamu dengan bersungguh-sungguh dan hal inilah yang sepatutnya kamu syukuri. Berbeda dengan biasanya mungkin kamu hanya membuat film lawak dan digarap secara spontan, tapi kali ini berbeda, kamu merasa ini, pengalaman pertama kamu dalam membuat film pendek yang lumayan agak serius.

Tentu banyak sekali yang bisa disyukuri dari pembuatan filem pendek itu sendiri, dari mulai membuat dirimu agar masih terus berkarya, momentum dimana kamu untuk pertama kalinya mencoba menggarap video pendek yang cukup serius, dan sempat berada bersama bersama teman yang punya satu tujuan adalah hal yang selalu harus kamu sukuri. Berikut ini adalah hasil dari film yang kamu terlibat didalamnya .

img_5498

Gambar 5. Kamu si driver gojek yang menyambi profesi sebagai penculik anak

Maret

Pagi hari 9 Maret 2016 kamu berada disana, kamu berada di tempat dulu si Saddam (diperankan oleh Derby Romero) pernah mencium kening si Sherina (Sherina Munaf) pada film Petualangan Sherina yang muncul di kala kamu masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Tempat itu tak lain adalah Boscha, kamu berada disana bukan tanpa sebab, kamu disana oleh sebab hari itu ada Gerhana Matahari Total yang tepat melintasi Indonesia, dan kebetulan di wilayah Bandung akan terlihat Gerhana Matahari Sebagian. Tempat itu memang biasanya ramai bila ada momen kejadian fenomena benda langit. Tapi disana kamu hanya mengambil momen animonya saja. Karena kamu juga sebenarnya tidal mungkin melihat gerhana lewat teropong raksasa tua yang ada disana. Kamu disana hanya melihat dari kacamata gerhana yang dijual disana beserta koleksi perangko edisi khusus yag kamu beli disana. Mau gimana lagi negeri kita ini kan memang minim fasilitas seperti ini, Dimana lagi coba ada teropong bintang kalau bukan di Boscha yang ada di Lembang, Jawa Barat. Itu juga yag bangun kalau tidak salah pihak kompeni. Hidup Teropong Bintang, Hidup Lembang, Hidup Kompeni.

boscha

gambar 6. Suasana lembang di hari itu yang dipenuhi sejumlah orang yang tidak menegenalmu satu sama lain

Hal lain yang kamu ingat di bulan ini mungkin adalah acara kumpul keluarga di Bandung, kebetulan nenekmu dan tantemu semua memang lagi berencana berkumpul semua di Bandung. Kalian pun bertemu layaknya keluarga karena kalau dipikir lagi kalian memang keluarga. Setelah berkumpul di bandung kamu sekeluarga juga sempat ke Jakarta dan mampir ke daerah Bogor.

img_5702

gambar 7. Kamu beserta atuk dan nenekmu juga tantemu dan keluargamu yang melihat kamera karena disuruh

April

Kamu mungin tak akan ingat ini terjadi tanggal berapa tapi mungkin kamu akan selalu ingat momen ini, tetrnyata di bulan inilah kamu sempat mengantar pacarmu ke travel yang akan mengantarkannya dari Bandung menuju Jakarta. Aktivitas yang memang rutin biasanya kamu lakukan setidaknya satu kali setiap bulan, namun berbeda untuk kali ini. Entah kamu sadari atau tidak, bahwa inilah untuk terakhir kalinya kamu mengantarkan pacarmu di tahun ini. Kamu resmi berpisah dengannya dan memutuskan tak bertemu lagi denganmu. Tempat yang sebenarnya sangat historis, mengingat lokasi travel itu adalah lokasi saksi bisu dimana kamu selama ini memperjuangkannya, dimana kamu harus mencoba bertahan untuk hubungan jarak jauh antara Bandung dan Jakarta.

screen-shot-2017-01-05-at-2-44-39-pm

gambar 8. Gambar yang kamu jadikan foto profil di laman social media Path mu ini diambil di bulan April.

Ada momen yang cukup berharga di akhir bulan ini, yaitu teman seperjuanganmu dulu saat kamu menjadi mahasiswa pencinta alam melalui PERIMATRIK akan segera menikah. Sahabatmu itu tak lain adalah Mas Windi, ada dua momen mengejutkan dirimu, pertama saat dia memutuskan untuk memeluk agama Islam dan kedua adalah kabar ia akan menikah dengan The Nisa. Padahal Teh Nisa ini duu adalah orang yang notabene pernah mengospek kami. Suatu momen yang membahagiakan bagi keluarga besar PERIMATRIK tentunya.

 

268

gambar 9. Kamu beserta seluruh jajaran keluarga PERIMATRIK yang sempat mencicipi makanan di nikahan mas Windi dan the Nisa.

Mei

Seperti kebanyakan kehidupan dalam film drama, mungkin ini adalah masa awal dimana saat kamu baru putus, dan menjalani kebiasaan yang berbeda, lalu kamu pun mulai membiasakan dirimu dan menenangkan dirimu. Entah kenapa kamu jadi sering lari ke trek lari yang kebetulan ada juga di Sabuga / Saraga, kamu berolahraga, jajan dan memakan cemilan alfamart di kamarmu dan mulai sering kembali membaca buku, Buku-buku di kamarmu yang mungkin selama ini tak sempat kau baca kini kamu lahap satu persatu. “I Just run in void. Or maybe I should it the other way; I Run in order to acquire a void.” Itu adalah kata-kata yang dituliskan Haruki Murakami melalui bukunya yang berjudul “What i talk about when i talk about running” yang entah kenapa mulai kamu resapi dan kamu seolah sedanng merasakan apa yang dikatakan murakami dengan pemaknaan yang berbeda.

s__28508187

gambar 10. Gambar Sepatumu yang biasa berada di Trek lari Saraga dan sebuah quote dari Murakami

Kamu memang seolah sengaja berlari menuju kehampaan. Namun sederhananya orang lain lebih sering menyebutnya dengan istilah “lari dari kenyataan”. Tentu kamu tidak setuju dengan ungkapan itu, dalam hati dan pikiranmu kamu lebih setuju ke pendapat Murakami, tapi namanya juga orang lain.. ya bebaslah. Semua kan boleh berpendapat dan kamu juga tidak perlu menyamakan semuanya toh hehehe.

Kamu akan mulai memasuki libur UAS disaat ini kamu sempat merencanakan liburan yang akhirnya terpaksa harus gagal, kamu mungkin sedikit kecewa, kecewa dengan banyak hal tapi kehidupan tetap berjalan, itulah kehidupan. “Life is a comedy, written by a sadistic comedy writer” kata Woody Allen dalam filmnya Café Society, persis seperti itu keadaan perasaanmu di bulan ini.

Namun tak melulu soal kesedihan, terkadang kamu tetap merasakan kebahagiaan. Toh kebahagiaan memang baru bisa dieasakan setelah kamu harus bersedih dahulu. Di bulan ini kamu bersama teman-temanmu yang baik, sempat sekedar pergi ke Ranca Upas secara dadakan mengendarai si Bedjo skutermu dan berfoto disana.

screen-shot-2017-01-05-at-8-11-27-pm

gambar 10. Kamu dan beberapa temanmu yang sedang mesra menunjuk bintang sirius

Hmm bahkan kalau tidak salah untuk mencairkan suasana sebelum memasuki liburan puasa dan pulang ke rumah masing-masing, kamu dan teman-temanmu pun sempat melakukan aktifitas bakar-bakaran. Bukan bakar ban bekas yang merugikan orang banyak namun membakar bahan makanan dengan canda tawa untuk menambah nikmat setiap makanan yang dikemas dalam suasana kebersamaan,

bebakaran_2296

gambar 11. Kamu dan beberapa temanmu yang berkumpul dalam satu perjamuan meja makan

Juni

Ini adalah bulan suci, dibulan suci ini kamu libur kuliah dan sedang berada dirumah kedua orang tuamu yag ada di Medan, bertemu saudara, teman lama dan menjalankan ibadah puasa di kota ini menjadi hal yang bisa di sukuri. Oh iya berbeda dengan tahun 2015 dimana saaat bulan puasa kamu sempat menghasilkan beberapa karya di bulan puasa. Seperti membuat komik strip yaitu komik kuker alias kue kering kerjaan di laman ini dan banyak lainnya. Di tahun ini kamu tidak terlalu banyak berkarya satu-satunya karya yang kamu buat pada bulan puasa kali ini mungkin adalah sebuah Poster berikut ini, poster ini gagal menjadi salah satu pemenang karena cuma masuk 20 besar namun apa yang kamu lakukan secara iseng cukup mendapat apresiasi.

screen-shot-2017-01-05-at-8-13-26-pm

gambar 12. Poster buatanmu yang menyuruh orang untuk meninggalkan urusan didunia ketika ada panggilan sholat, namun sayangnya kamu malah merasa seperti adegan orang yang kehabisan bensin di motornya

Juli

Awal bulan juli di tahun 2016 ini kalau tidak salah diawali dengan kegiatan menyambut Hari Raya Lebaran, Lebaran kali ini cukup ramai karena sepupumu dan juga pulang ke Medan. Suasana ramai dan sangat kekeluargaan yang kamu rasakan di kala lebaran.

img_6121

Gambar 13. Kamu, Ibumu, Ayahmu dan adikmu sedang berfoto bersama pot bunga di lapangan merdeka pada hari lebaran.

kamu juga sempat juga pergi ke Danau Toba lagi kedua kalinya di tahun ini namun agak sedikit berbeda karena kamu kali ini pergi bersama seluruh keluarga besar dengan jumlah anggota yang lebih banyak dan melewati jalur Kabanjahe.

 

img_6163

Gambar 14. Kamu yang tengah berfoto berlatar belakang danau toba tapi berasa sedang di pulau padar

Kamu juga sempat foto sahabat setiamu di masa sma yaitu grup “Bale” alias “Stel Kandas” dan sekarang berganti nama lagi menjadi “NewYork”, kamu berfoto dengan mereka karena memanfaatkan momen jumlah grup ini lengkap dan merayakan sepuluh tahun pertemanan kalian. Jika ada yang ingin tahu kisah tentang persahabatan palsu di kala SMAmu dan latar belakang mereka tinggal klik link berikut ini.

Bale Koped

Gambar 14. Kamu dan profesi masing masing temanmu saat ini

Lebaran usai, libur UAS sebenarnya masih panjang tapi kamu telah membuat janji dan berencana untuk berlibur bersama sahabat lainmu di Bandung yaitu si Diles, si Ijal dan si Codot. Kamu sudah lama beli tiket untuk liburan kali ini, Kamu dan temanmu berencana menghabiskan liburan ke Bali. Liburan ke bali ini mungkin bisa dilihat di yutubnya diles berikut ini.

img_6332Gambar 15. Diles, Afis, Kamu, Codot dan Ijal berfoto bersama kotak hydrant di Bali

Sewaktu liburan disana juga sebenarnya kamu melangsungkan pergantian umur menjadi, umur 25 tahun. Umur yang cukup tua karena baru sehari sebelumnya kamu merasa umurmu masih 24. Sebenarnya di tanggal itu sebenarnya kamu sangat ingin melakukan Bungee Jumping, impianmu sedari SD, namun setelah cari info sana sini dan kontak nomer telfon, ternyata Bungee Jumping yang ada di Bali semua pengelolanya sudah tutup. Tak tahu entah karena pengelolanya udah pada rugi menjalankan bisnis ini atau sepinya pengunjung tak jelas, tapi yang jelas kamu sempat sangat kecewa. Mungkin juga karena ada tren olahraga baru di pulau Bali saat ini, yaitu Flyboarding. Untuk mengobati kekecawaanmu kamu pun sempat menjajalnya, kamu sempat membayangkan terbang dan berharap dengan ekspektasi seperti bintang iklan rokok Djarum Super Mild, ternyata kenyataannya kamu lebih sering jatuh seperti menangkap kodok dan hanya laksana bintang iklan kretek kudus.

img_6283

Gambar 16. Kamu yang ingin menjadi Tony Stark

Agustus

Diawal kembalinya kamu ke Bandung di awal bulan agustus, kamu sempat melihat pameran di selasar sunaryo yang bertujuan mengenang Priyanto Sunarto. Bersama si bang Jaki, si Fikri dan si Bang Kiki.

img_6276

Gambar 17. Kamu yang ingin menjadi seperti pak Priyanto Sunarto

Melalui pameran itu kamu jadi bisa membayangkan sosok beliau dan membuatmu berkeinginan untuk terus berkarya di sepanjang hidupnya. mungkin salah suatu momen yang cukup positif dalam kehidupanmu.

Kamu juga sempat pergi ke acara Popcon Asia. Disana kamu pergi dengan si Haris, si Yoma dan si Bondan lalu berkumpul ramai dengan si Andre, si Willy, si Dewi dan banyak lainnya suasana di Jakarta waktu itu cukup asik apalagi selain di mekdi suasana ceria semua istimewa. Setelah popcon kamu juga sempat membuat video aneh seperti ini.

screen-shot-2017-01-05-at-7-16-00-pm

Gambar 17. Kamu dan temanmu berfoto di depan tembok yang digambar oleh anak nakal yang suka mencoret tembok

 

Pada bulan ini juga di tanggal momen yang mungkin seharusnya cukup special di tahun ini salah satu orang yang kamu anggap sebagai sahabat karibmu melangsungkan pernikahannya di bogor. Untuk mengingat momen ini, secara special kamu bahkan sempat menuangkannya dalam tulisan berikut ini.

kawinanscreen-shot-2017-01-05-at-7-39-44-pm

Gambar 18. Kamu dan temanmu yang melepaskan kepergian sahabatmu menjadi tidak perjaka lagi

 

September

Ada lumayan banyak momen di bulan September yang kamu ingat dari mulai Idul adha. Untuk Idul Adha kali ini untuk pertama kalinya kamu berfoto di depan kampus ITB hal yang terasa memalukan jika kamu berfoto disitu di hari biasa. Namun ini hari raya, hari semua bergembira jadi siapa yang akan mengejekmu bila kamu berfoto disana setelah solat kamu juga sempat dadakan naik delman dengan si Dita, Rahmi dan si nawir.

s__28508176

Gambar 19. Kamu sedang mengarak temanmu si Nawir dalam pesta sunatannya

Di bulan ini juga kamu sempat ikut acara DGR (Distinguished Gentlemans Ride), disitu kamu berpakaian rapi ala pelayan Sari Bundo sembari menggeber si Bedjo ditemani si Yoma, Si Wido dan si Bang Jaki dengan mengendarai motor. Pulangnya kamu hujan-hujanan sampai basah lalu kering lalu basah lalu kering lagi…  dengan prestasi ini kamu layak untuk diresmikan menjadi seorang biker sejati, yang dinobatkan oleh kamu sendiri. Yeay..


s__28491783s__28491784

Gambar 20. Kamu yang berpakaian seperti pelayan Rumah Makan Saribundo tapi mengendarai motor.

Selain itu ada lagi momen dimana kamu dan teman-temanmu main ke Jakarta untuk pembukaan restoran baru milik temanmu yaitu si Haffi dan dua orang adik kembarnya nya si Fano dan si Fadi, kembar tapi sama. Nama restorannya Tjikinii Lima, sama seperti namanya, Restoran ini letaknya berada di Jalan Tjikini 1 No. 5. Makanannya enak, suasana tempatnya sangat klasik. Cocok buat kamu yang Romantis apalagi kebetulan kamu waktu itu makannya gratis. Pokoknya kamu merekomendasikan tempat ini sebagai tempat pilihan makan dan bersantai bila kamu kebetulan sedang berada diseputaran daerah Taman Ismail Marzuki, karena toh misalnya kamu berada disekitar lokasi tersebut, percayalah kamu tinggal nyebrang jalan kaki. Menambah suasana romantis lagi pastinya.

s__28491785a7a6cd18-297d-4aca-a840-069961042032

Gambar 21. Kamu dan beberapa temanmu yang berfoto bersama mural bergambar daun kebanggan mereka

Oh iya di bulan september ini ada salah satu momen kehidupanmu yang mungkin merupakan resolusi tahun-tahun sebelumnya yang mungkin baru tercapai di tahun ini. Yaitu kembali untuk mencoba openmic untuk kegiatan Standup Comedy. Standupnya bersama komunitas Standup Indo Bandung di Bober Cafe Bandung, yaitu di jalan Riau, Jalan Riau itu alias jalan R. E . Martadinata yang kalau kamu dari arah jalan Dago alias jalan  Ir H. Djuanda, kamu tinggal terus saja sampai habis lalu belok ke kanan.  Meski masih belum menemukan celahnya setidaknya kamu terhitung sudah tiga kali kembali naik panggung untuk openmic lagi. Sebenarnya mungkin juga bukan kamu yang tak lucu selera lucu mereka saja yang berbeda, atau memang selera kamu saja yang memang tidak lucu, sebaiknya kamu jangan berkecil hati. Alangkah baiknya memang kamu belajar lagi hahaha.

screen-shot-2017-01-05-at-5-46-37-pm

s__28491780s__28491779

Gambar 22. Kamu yang bermaksud melucu tapi kurang lucu bagi orang yang berada disitu.

Oktober

Di awal bulan ini organisasi massa eh bukan organisasi Pecinta Alam kesayanganmu dulu berulang tahun, untuk kali ini kamu menyempatkan hadir ke sekre di Dayeuh Kolot, disana kamu bertemu dengan teman seangkatanmu yaitu si Taufik, Eka, dan Abrar. Tak terasa kamu dan temanmu ternyata sudah jarang sekali bertemu semenjak satu persatu tamat dan menempuh jalan karir mereka masing-masing, namun hari ini kami seolah diingatkan lai bahwa kami pernah berjuang bersama dan pernah punya tujuan yang sama. Hidup Mahasiswa pecinta Alam, Hidup Perimatrik Hidup Dayeuh Kolot.

s__28491782

gambar 23. Syukuran ultah Perimatrik bersama saudara seperjuangan kamu dulu

Ada lagi momen lainnya deperti kamu juga sempat bertemu dengan beberapa rekan kerjamu dulu di sebuah studio desain di Bandung. Mengenai pertemuan ini kamu juga sempat menulisnya disini.

Selain itu di bulan ini bulan yang kamu rasa cukup kamu sukuri, Di bulan inilah kamu mendapat rejeki tak terduga di akhir bulan yaitu mendapatkan Beasiswa dari kemendikbud untuk sisa semestermu yang belum kau selesaikan. Suatu hal yang cukup sukuri dan perlu dirayakan.

267

gambar 24. Kamu dan teman-temanmu pesta makan besar dengan perut yang kecil

November

Ini adalah bulan dimana kedua orang tuamu datang ke Bandung, oleh sebab satu-satunya adikmu akan wisuda bulan ini, kamu sekeluarga berkumpul dan untuk memanfaatkan momentum ini kamu sekeluarga sempat mengabadikannya ke dalam bentuk foto untuk mensyukuri tentang pencapaiannya.

002655a-4

gambar 25. Foto kamu dan keluargamu yang berfoto di bangku milik orang lain setelah acara wisuda adikmu

 

Oh iya sebelum adikmu wisuda ada satu peristiwa yang cukup penting setelah hampir dua tahun lamanya juga kamu akhirnya memutuskan untuk pindah ke tempat tinggal yang baru, yaitu pindah ke sebuah hunian kosan baru yag berada di daerah cisitu kota Bandung, di sebelah kamarnya si Dion yang mengaku sebagai anak metal. Dikosan baru itu kamu juga dapat melihat lemari yang dibikim si Bram teman kelasmu bersama Keranji Studio nya.

 71625fc3-83c6-4d85-a7ce-c026484caefc252

gambar 26. Foto kosan kamu yang lama dan foto kosan barumu

Desember

Ini adalah akhir tahun, tanpa kamu sadri di akhir tahun ini, perlahan kamu sudah mulai menemukan arah topik penelitian untuk thesismu nanti di semester depan. Disinilah kamu akhirnya terlihat mulai bulat dan perlahan ke arah jalan benar yang sebelumnya kamu risaukan.  Kamu mulai terang dan tercerahkan. Perlahan kamu menemukan formatnya, besar kemungkinan kamu akan mengembangkan sebuah sistem online yang terdiri dari applikasi mobile dan website. Kamu sempat  juga membuat trailer berjudul Lost to found yang berisi tentang gambaran topic penelitianmu dan sempat kamu upload di laman youtube berikut ini.

Kamu membuat video tersebut dengan beberapa temanmu yang entah dengan paksaan atau tidak ada paksaan, tapi akhirnya mereka terlibat dalam kepentinganmu dan memenuhi hawa nafsumu. Video yang memperkerjakan sang ketua kelas si Nawir dan kekasihnya si Rahmi sebagai ackor utamnya. Besar harapanmu agar video ini setidaknya mendokumentasikan kisah percintaan mereka di kampus, syukur syukur bila mereka jadi menikah mereka akan melihat kenangan ini dan tersenyum jika melihat video ini nanti di masa mendatang. Dan bila mereka tidak jadi menikah video ini tetap sebagai kenangan bagi merkea kalau mereka pernah bersama dan hahahahaha intinya kamu sama sekali tidak rugi apapun.

screen-shot-2017-01-05-at-6-46-45-pm

gambar 29. Kamu dan seluruh kru yang terlibat untuk pembuatan videomu yang tampak seperti murid perguruan silat tersohor.

Oh iya tak lupa perkenalkan Bagio, dia adalah sepeda MTB lipat dahon lamamu yang akhirnya keluar dari bengkel setelah satu bulan dibengkel, hadir dengan warna baru yaitu kuning yag kamu rasa sangat menggambarkan dirimu membuatmu amat bahagia di bulan ini untuk itulah kamu memutuskannya untuk memberinya nama yaitu Bagio yang berarti Bahagia dalam bahasa jawa. Ya nama adalah sebuah doa dengan nama itu kamu berharap pengendara yang bepergian bersamanya akan merasa bahagio, hal ini melengkapi nama skuter vespamu yang bernama Bedjo yang berarti beruntung dalam bahasa jawa. Hmm Setelah Bedjo dan Bagio menarik untuk kamu lihat kedepan jika kamu nanti punya mobil VW combi sendiri yang berwarna kuning akan kamu beri nama apa mobil itu.. sepertinya kamu arus lebih banyak bersyukur agar semua nikmatmu terus bertambah.

251

gambar 28. Foto Dedaunan yang kebetulan ada si Bagio

Di akhir bulan ini juga kamu sempat pergi ke Bromo bersama orang-orang yang tidak terduga seperti si Yandhi dan si Cimir teman Seangkatan sewaktu SMA dulu. Dan kamu cukup bersenang –senang diliburan tidak terduga tersebut dengan cerita-cerita yang tak kalah menariknya. Semoga itu dapat saya ceritakan di kesempatan lainnya. Terakhir di akhir desember kamu juga pulang dan merayakan pergantian tahun di Medan. Begitulah akhir tahun ini.

Sebenarnya masih banyak momen di sepanjang tahun 2016 yang masih kamu ingat, namun tak sempat terceritakan seluruhnya, jelas saja ada 366 hari dan merangkumnya kedalam satu artikel adalah hal yang cukup merepotkan.

Intinya ternyata setelah dicermati di tahun 2016 ini kamu tetap mencoba terus bahagia, kamu tetap mencoba senang di segala kondisi apapun dan seperti yang pernah kamu tulis sebelumnya fungsi dan tujuan dari bersenang-senang, adalah untuk menghasilkan kenangan di masa mendatang.
Sekedar mengambil kesimpulan, ternyata di tahun 2016 yang lalu kamu benar benar absen mendaki gunung, tercatat paling kamu cuma melakukan trekking ke jayagiri atau tahura saja tak ada gunung yang kau daki tahun ini.

Tema filem yang paling kamu ingat tahun Ini adalah filem Warkop DKI yang lama berjudul Manusia Enam Juta Dolar atau Six Million Dollar Man, kamu beserta para pengikut setia filem itu yaitu si Bang Jaki, si Pigri dan si Yoma dan si Tezar berhasil hapal dan memainkan ulang dialog- dialog yang ada dalam filem tersebut karena terus diulang-ulang dan seperti cuci otak.

Filem lain di tahun 2016 yang berkesan bagi kamu pribadi mungkin Cafe Society, Captain Fantastic, Zootopia, Headshot , Star Wars Rogue One dan lain sebagainya. Sementara perjalanan yang cukup aneh ada kisah Mang Haji Ujang yang mungkin lain kali juga kamu bisa ceritakan.

Di tahun itu juga dapat kamu dapati ada banyak teman seangkatanmu dulu yang telah menikah dan kamu sempat datang kesana seperti nikahan si aming, nikahan si Irfan Fauzan, nikahan si Mas Windy dan nikahan si Desky Bolu.

Tak terasa pergantian tahun ini persis seperti yang sering ibu kamu sering bilang ke kamu, bahwa “Cepat sekali waktu berputar”, kebetulan ibumu ngomong seperti itu saat dia mau buru-buru pergi tapi disaat yang sama kebetulan dia harus mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyetrika dan menyapu terlebih dahulu.
Persis seperti itulah yang mungkin kau rasakan, tak terasa 2016 sudah berakhir. Terimakasih 2016 untuk keseluruhan hari yang telah kamu jalani dan Selamat datang 2017!! Semoga ditahun ini kamu bisa lebih banyak berkarya dan berguna lebih banyak bagi orang banyak.

 

Aria, ditulis di akhir tahun 2016 dan di awal tahun 2017