Trekking Sabtu Pagi

Bandung, itu nama tempat ini.

24 september 2016 itu tanggal hari ini.

pagi-pagi aku bangun pagi.
sudah lama aku tidak mendaki.
tapi waktu sepertinya menghalangi.
untuk sekedar mengobati keinginan diri.
aku putuskan saja untuk lari pagi.

koreksi, karena lebih tepatnya jalan kaki.
aku inginnya sih ada sedikit nuansa alami.
makanya trekking jadi pilihan di hati.
tempatnya ke tahura bukan karena mesti.
lebih karena kosanku saat ini dekat ke lokasi.

udah aja aku berangkat sendiri.
ke sananya naik pespaku sendiri.
bayar tiketnya juga uang sendiri.
dan kalau parkirnya sih bayar lagi.
dasar tak mau rugi.

setelah masuk pintu gerbang akupun akhirnya memulai.
jalan kaki sembari memakai topi.
membawa satu botol air murni.
sepanjang jalan banyak ojek menawariku silih berganti.
kutolak satu persatu dan hanya senyuman yang bisa kuberi.

goa belanda sudah kulewati.
aku jalan terus sampai kandang rusa yang berkawat besi.

s__25649174 s__25649173

jalan lagi .. lagi dan lagi..
kamu tau jalanan disana amat sepi.
sampai aku tiba melihat air terjun yang cukup tinggi.

image

di curug itu aku berhenti.
perjalanan sudah harus aku sudahi.
berhenti sejenak kemudian jalan pulang kembali.

dijalan pulang aku beli kopi dan beli pocari.
dari si ibu yang menawarkan jualannya sendiri.
aku minumnya sendiri soalnya ibunya kan ga minta bagi.
lalu beli jagung bakar yang rasanya tidak asing lagi.
dari si bapak yang tersenyum kepadaku sampai kelihatan gigi.
aku makan sembari buka kaos kaki untuk sekedar mengistirahatkan kaki.
bapaknya bilang terima kasih karena uang kembaliannya jg kuberi.

s__25649172

tak terasa total sepuluh kilo kalo dihitung pulang-pergi.
aku ingat aku start sekitar jam tuju pagi.
jam setengah sebelas baru sampai ke titik kembali.

aku pikir bakalan copot kaki.
soalnya aku belum minum tongli.
kan katanya biar strong seperti bruce li.
ternyata tanpa tongli.
aku masih bisa melakukan ini.

image

apa yang kudapat hari ini.
selain lelah hayati.
tak ada, selain hidup yang masih harus disyukuri.
serta tulisan untuk kisah ini.
yang jadinya bisa kubagi.
🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *