Selamat Datang Makhluk Terpilih!

Adakah sebelumnya kalian akan menyangka?

Bahwa diantara banyaknya alamat situs di internet yang bertebaran dan besarnya kesempatan kalian untuk memilih situs mana saja yang bisa dkunjungi saat ini, tapi kalian malah ada disini dan mampir berkunjung ke laman website saya. Pernah? Tentu saja, tidak.

Tapi itu sih berbeda dengan saya yang sudah menyangka sebelumnya, Saya sudah menyangka bahwa saya pun ternyata  sama. Saya memang sama tidak menyangkanya kalau yang bakal berkunjung itu bakalan kamulah orangnya. Tapi kamu boleh tenang, sebab ada satu yang bisa saya pastikan, saya berani pastikan kalau semua ini bukanlah suatu kebetulan, dan bisa jadi  menandakan bahwa kalian adalah makhluk yang terpilih. Terpilih secara kebetulan, untuk mengklik halaman website ini.

Baca pernyataan tadi, memang bisa bikin pusing. Saya pun harusnya demikian, tapi sayangnya kali ini sayanya sih tidak, karena sebelum nulis ini, saya memang sudah pusing duluan.

Daripada kita mulai saling memusingkan satu sama lain, perbolehkanlah saya menyampaikan ucapan selamat terlebih dahulu.

Selamat datang di sini, di tertawaria.com 

Website ini, banyaknya berisikan tentang segala hal yang akan dibahas dari perspektif saya. Kenapa seolah-olah laman ini isinya bakal melulu tentang saya yah, … yah namanya juga website saya.

Jadi layaknya kiamat yang memberikan peringatan sebelumnya, setidaknya saya pun sudah memberi peringatan terlebih dahulu, sehingga nanti kalian tak perlu kecewa.

Kalau diingat-ingat, sudah lama sekali rasanya saya ingin memiliki sebuah tempat untuk berbagi dan mendengarkan suara hati saya, secara khusus dalam sebuah website personal yang berisikan berbagai tulisan dari saya, seperti ini. Saya amat sadar, untuk orang yang hidup segenerasi saya, boleh jadi ini sudah sedikit terlambat. Untungnya kalau terlambat dalam kasus ini, saya tidak perlu berbaris dan menyerahkan kuku saya untuk dipukul dengan penggaris rotan, seperti jaman SD yang bahagia dulu.

Tak ada maksud lain dalam membuat website ini, selain menjadikannya sebagai salah satu bukti keberadaan saya. Disini  secara bebas saya bisa menyampaikan  pesan, bahwa inilah saya. Saya disini adalah  salah satu sample dari spesies manusia yang pernah tinggal di dunia. Saya juga ingin bilang dengan lantang bahwasanya “saya” adalah “saya”,  dan “saya yang adalah saya” ini tentu ingin dibedakan sebagai sebuah individu yang berbeda diantara sekitar 7 miliar manusia.

Diantara banyaknya jumlah manusia itu, tanpa karya, akan sulit memang untuk membuat kita tidak hilang begitu saja dan dilupakan didunia, Padahal setidaknya saya ingin cucu saya mengetahui kakeknya orang yang seperti apa.  Saya pun  terusik dengan berbagai pernyataan yang serupa dari Pramoedya Ananta Toer berikut ini,  dan saya pun mantap  memutuskan untuk mulai menulis.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.”
Pramoedya Ananta Toer

Lantas kenapa tertawaria? tertawaria dipilih sebagai nama laman website saya, karena  harapannya adalah bisa membuat anda (sukur-sukur) bisa tertawa.  Makanya nama laman ini diawali dengan kata tertawa, lalu kebetulan nama asli pemberian orang tua saya sendiri adalah aria. yaudah aja kalau digabung jadinya kan tertawaria. Bagus kan? …

Saya ngerasanya sih bagus yah, tapi itu memang baru saya sendiri sih yang bilang hehehe, toh kalau kamu boleh tau masing-masing orang itu memang benar, setidaknya menurut mereka sendiri.

Pokoknya bagus sajalah yah, lagian kalau ditinjau dari segi filosofis bukankah saat kita mulai tertawa karena hal yang sama, berarti saat itu jugalah sudah bisa dipastikan bahwa ada kesamaan di antara kita.hehehe.

Begitulah hidup menurut saya, tak perlu melulu kita harus mempersoalkan perbedaan, meskipun secara individu pastinya kita ingin dibedakan, namun secara spesies dan makhluk sosial kita itu sama, sama-sama manusia. Oleh karenanya daripada kita bertikai karena berbeda, bukankah lebih lebih baik kita hidup damai dengan mencari kesamaan. Dan demikianlah penutupnya yang mungkin ga nyambung,  akhir kata..

Selamat berkunjung, wahai kalian makhluk terpilih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *